REFERENCES
[1] Adimah, S. N., K. Swastika, dan Sujitro. 2013. Situs Duplang Di Desa Kamal Kecamatan Arjasa Kabupaten Jember: Historisitas dan Pemanfaatannya Sebagai Sumber Pembelajaran Sejarah. Pancaran, Vol. 2, No. 4, hal 209-220, Nopember 2013.
[2] Arahman, A., M. Afifuddin, dan S. Yusuf. 2018. Studi Konservasi Bangunan Cagar Budaya di Dalam Kawasan Rencana Pengembangan Pelabuhan Bebas Sabang. Banda Aceh. Jurnal Arsip Rekayasa Sipil dan Perencanaan Vol. 1(1):43-52 (2018).
[3] Darwin, Charles. 2007. The Origin of Spesies, (terj): Tim Pusat Penerjemah Universitas Nasional, Jakarta: Yayasan Obor IndonesDarwin.
[4] Fajarwati, A. N., Antariksa, dan N. Suryasari. 2011. Pelestarian Bangunan Utama Eks Rumah Dinas Residen Kediri. Malang. Arsitektur e-Journal , Vol. 4 No. 2, Juli 2011.
[5] Malhotra, Naresh K. 2006. Marketing Research An Applied Orientation. Prestice Hall, United States Of America.
[6] Permatasari, Ainur I. 2021. Unsur-Unsur Kebudayaan Desa Kamal yang Menjadi Daya Tarik Wisata. Laporan Magang. Universitas Jember, Jember.
[7] Snyder, J. C. dan A. J. Catanese. 1979. Pengantar Arsitektur. Terjemahan. Jakarta: Erlangga.
[8] Swastikawati A., Gunawan A., dan Atmaja Y. 2014. Kajian Konservasi Tinggalan Megalitik di Lore, Sulawesi Tengah. Jurnal Konservasi Cagar Budaya Borobudur, Volume 8, Nomor 1, Juni 2014, Hal 17-37.
[9] Warsito. 2012. Tempat-Tempat Dimana Ditemukan Peninggalan- Peninggalan Sejarah Antropologi Budaya. Yogyakarta: Penerbit Ombak.
[10] Ziwista, Berry. 2016. Pengelolaan Berbasis Community Based Tourism Pada Objek Wisata Air Panas Pawan Kabupaten Rokan Hulu Provinsi Riau. Pekanbaru. JOM FISIP Vol. 3 No.2 - Oktober 2016.