REFERENCES
[1] Budi, Triton P. 2006. SPSS 13.0 Terapan, Riset Statistik Parametrik. Yogyakarta : Penerbit Andi Publisher
[2] Hidayati, Masturina Kusuma. 2017. Tingkat Kepuasan Penghuni Rusunawa Terhadap Fisik Lingkungan Rusunawa di Surakarta. Universitas Gadjah Mada (UGM)
[3] Irfiyanti, Zulinar dan Widjonarko. 2014. Penyediaan Rumah Susun Sederhana Sewa Ditinjau dari Preferensi Masyarakat Berpenghasilan Rendah di Kabupaten Kudus. Jurnal Teknik PWK. Vol. 3 no.4 2014
[4] Koesoemawati. D.J, H. Yuswadi, A. Ratnaningsih, R. Alfiah, M. Firmansyah. 2019. Neighbourhood space for formal housing based on social cohesion inJember Region. IOP Conference Series: Earth and Environmental Science. Vol. 340, No. 1
[5] Koesoemawati. D.J, H. Yuswadi. 2017. Model Neighborhood pada Ruang Publik Perkotaan Ditinjau dari Perilaku dan Aktivitas di Melting Pot Kota Jember. Seminar Nasional Planoearth#1 2017. Vol. 1, ISBN. 978-602-50730-0-7:363-369
[6] Pandelaki, Edward Endrianto, Edi Purwanto, Deasy Olivia, dan Wisnu Agung. 2015. Faktor – Faktor Pembentuk Kinerja Spasial Rumah Susun Kaitannya dengan Kepuasan Penghuni. Semarang : Fakultas Teknik Universitas Diponegoro
[7] Putri, Mangesti Carissa, Dewi Junita Koesoemawati, dan Ani Trisiana. 2019. Analisis Kepuasan Pelanggan Terhadap Sarana Prasarana dan Lokasi Perumahan Menggunakan Metode Quality Function Deployment (Studi Kasus Perumahan Griya Pesona Karangrejo Banyuwangi. Berkala Sainstek. VII (2): 53-58.
[8] Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2011 Tentang Perumahan dan Kawasan Permukiman
[9] Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2011 Tentang Rumah Susun